Menjadi Dosen

 

Sumber Gambar: http://www.kopertis2.or.id

Arifroziqin.com – Menjadi dosen di Indonesia, itulah judul yang sampai saat ini menjadi pegangan saya. Jika diniatkan dalam hati, berdoa, dan berusaha rasanya mimpi itu akan terwujud. Alhamdulillah sudah terwujud.

Menjadi dosen sebagian masyarakat Indonesia berpandangan merupakan profesi yang prestise, tidak kalah dengan pekerjaan yang sering menjadi dambaan anak-anak muda fresh graduate, “kalo sudah lulus pengen kerja di Multinasional Company” begitulah kira-kira. Sebuah cita-cita yang sangat tinggi, eh takutnya kalo jatuh dan ga’ kesampean malahan ga’ enak.

Menjadi dosen itu tugasnya berat lho…, kalo dirasain berat. Tapi kalo kita jalani ikhlas dan niatkan ibadah malahan terasa enjoy+passion kita memang ke arah dosen (passion dosen: jadikan membaca, meneliti, dan menulis sebagai hobi serta rajin mendokumentasikan file).

Eh…., tunggu dulu menjadi dosen ternyata tidak sehebat yang orang pikirkan, terutama masalah finansial. Dosen itu kerjaannya sak dus, tapi duitnya sak sen…, heeee…., kalimatnya ini benar-benar pelecehan menurut saya.

Gaji atau Take Home Pay

Gaji dosen di Indonesia memang kecil jika dibandingkan dosen di luar. Gaji dosen di PTN mengikuti pola PNS bagi yang sudah PNS. Sedangkan gaji dosen di swasta tergantung manajemen dari PTS masing-masing. Bandingkan dengan gaji dosen di negara tetangga…, sumber terpercaya menyatakan gaji dosen di negara tetangga tersebut untuk dosen bergelar master yang masih yunior sekitar 15 juta. Sedangkan yang bergelar doktor akan mendaptkan gaji  20 juta. Penghasilan dosen belum termasuk dari hibah-hibah penelitian yang angkanya mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Menurut saya kalo dilihat dari gaji saja yang diterima setiap bulan, gaji seorang dosen memang kecil. Tapi tunggu dulu, bagi teman-teman yang ingin berkarir sebagai dosen, jangan takut ya…

Penghasilan dosen tidak mutlak hanya gaji saja, sebenarnya banyak jalan bagi dosen untuk mendapatkan penghasilannya. Penghasilan yang dikumpulkan dari berbagai kegiatan dalam satu bulan itu disebut “Take Home Pay”.

Lantas kegiatan apa yang merupakan sumber penghasilan bagi dosen selain dari gaji:

- Sertifikasi dosen (bagi dosen yang sudah sertifikasi)

- Penelitian

- Menjadi konsultan (Bukan konsultan Palugada: Apa lho mau gua ada, jadilah konsultan yang sesuai dengan kompetensi)

- Narasumber seminar (bagi yang sudah expert)

- Narasumber pelatihan

- Honor sebagai pembimbing dan penguji

- Honor mengajar kelas tambahan

- Rapat dan kegiatan koordinator lainnya

- dll…, masih banyak tergantung kreativitas

Jadi masih berminat menjadi dosen?

Ayo kita turut serta mencerdaskan anak bangsa melalui profesi sebagai dosen.

Sampai ketemu di cerita selanjutnya… :)

The Author

Arif Roziqin

Semangat Berkarya dan Terus Belajar dengan Motto "Luaskan Wawasan Sempitkan Dunia"

3 Comments

Add a Comment
  1. Alhamdulillah Cuy…, Matur Nuwun Cuy. etr klo ketemu kita ngobrol2 cuy. kangen ngobrol2 karo ngopi. Haa :)

Leave a Reply to Wooclip Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Arif Roziqin Official Website © 2014- Luaskan Wawasan Sempitkan Dunia Frontier Theme